Selasa, 05 Juni 2012

Tips Melakukan Tukar Link

Pertama-tama dan utama silahkan baca aturan terbaru dari google tentang tukar link atau istilah kerennya "Google Panda." Tips Google Terbaru | Google Panda 2012

Lalu, larangan tertera dalam tulisan di google webmaster.

Your site’s ranking in Google search results is partly based on analysis of those sites that link to you. The quantity, quality, and relevance of links count towards your rating. The sites that link to you can provide context about the subject matter of your site, and can indicate its quality and popularity. However, some webmasters engage in link exchange schemes and build partner pages exclusively for the sake of cross-linking, disregarding the quality of the links, the sources, and the long-term impact it will have on their sites. This is in violation of Google’s webmaster guidelines and can negatively impact your site’s ranking in search results. Examples of link schemes can include:
* Links intended to manipulate PageRank
* Links to web spammers or bad neighborhoods on the web
* Excessive reciprocal links or excessive link exchanging (“Link to me and I’ll link to you.”)
* Buying or selling links that pass PageRank"


Artinya:
Peringkat situs Anda dalam hasil telusur Google sebagian berdasarkan pada analisis sits tersebut yang bertautan ke Anda. Kuantitas, kualitas dan keterkaitan tautan berpengaruh pada peringkat Anda. Situs yang bertaut ke Anda dapat memberikan konteks tentang pokok situs Anda, dan dapat menyatakan kualitas dan popularitasnya. Namun, beberaa webmaster terlibat dalam skema pertukaran tautan dan laman yang dibangun bersama secara eksklusif sebagai usaha penautan silang yang tidak mengindahkan kualitas tautan, sumber, dan akibat jangka panjang yang akan terjadi pada situs mereka. Hal ini melanggar Google pedoman webmaster dan dapat memberikan pengaruh negatif terhadap peringkat situs Anda dalam hasil telusur. Contoh skema tautan meliputi:
  • Tautan yang dimaksudkan untuk memanipulasi PeringkatLaman
  • Tautan ke spammer web atau lingkungan yang buruk di web
  • Tautan timbal balik berlebihan atau pertukaran tautan berlebihan ("Tautkan ke saya dan saya akan menautkannya ke Anda.")
  • Tautan pembelian dan penjualan yang melewati PeringkatLaman


Dari artikel tersebut diatas, berikut merupakan beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh blogger pemula dalam melakukan tukar menukar link demi meningkatkan pagerank blog mereka. 

Mengumpulkan Semua Link dalam Satu Halaman
Membuat sebuah halaman khusus untuk mengumpulkan link atau tautan dari program tukar menukar link merupakan sebuah kesalahan besar. Search engine akan mudah mendeteksi halaman tersebut dan langsung berasumsi bahwa Anda melakukan tukar menukar link atau Link Exchange. Padahal skema "Link Exchange" merupakan hal ilegal yang tidak boleh dilakukan menurut ketentuan dari Google. Untuk menghindari hal ini, lebih baik tempatkan link-link tukar menukar di sidebar atau di footer blog Anda karena pada umumnya link yang diletakkan di posisi tersebut di anggap sebagai link partner.

Tukar Menukar Link dengan Blog yang Tidak Relevan
Seperti yang telah dinyatakan Google di pertanyaan di atas, tidak hanya kuantitas, kualitas dan relevansi link menjadi indikator utama dalam penentuan pagerank sebuah blog. Karena itu blog dengan topik umum dan luas akan lebih cepat untuk mendapatkan peringkat karena tukar menukar link di kategori ini dianggap relevan.

Tukar Menukar Link Tanpa Konfirmasi Ulang
Inilah kesalahan yang sering dilakukan blogger pemula. Dia memasang link blog lain terlebih dahulu tanpa melakukan check ulang ke blog lain tersebut. Bisa-bisa pengelola blog lain tersebut lupa atau bahkan tidak menghiraukan tukar menukar link. Maka dari itu sebaiknya Anda melakukan konfirmasi dan pengecekan secara rutin terhadap link Anda di blog lain.

Menggunakan Anchor Text yang Tidak Relevan
Baca dulu Definisi Anchor Text dalam SEO. Penggunaan anchor text yang sesuai dengan blog juga mempengaruhi ranking Anda. Gunakan anchor text yang sesuai dengan blog. Gunakan keyword-keyword utama blog Anda di anchor text sebelum melakukan tukar menukar link. Misalnya saya menggunakan "Pakar SEO Blogger" untuk link yang mengarah ke kangmusa.com.

Tukar Menukar Link Hanya dengan Blog BerPageRank Tinggi
Memang benar tukar menukar link dengan blog berpagerank tinggi mempengaruhi peringkat sebuah blog. Namun seperti yang telah disebutkan oleh Google, selain itu ada faktor lain seperti kuantitas, kualitas dan relevansi yang mempengaruhi penilaian Google.

Cara terbaik agar situs lain membuat tautan yang relevan pada Anda adalam membuat isi yang unik dan relevan yang dapat memperoleh popularitas dalam komunitas Internet dengan cepat. Semakin berguna isi Anda, semakin besar kemungkinan orang lain menyadari bahwa isi terebut berharga untuk pembacanya dan menaut ke isi tersebut. Sebelum mengambil keputusan, tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda: Apa hal ini akan menguntungkan bagi para pengunjung laman Anda?
Yang penting bukan hanya jumlah tautan yang menunjuk pada situs Anda, tetapi juga kualitas dan keterkaitan tautan tersebut. Membuat pelunasan isi yang baik: Tautan biasanya adalah usulan edtorial yang diberikan dengan pilihan, dan komunitas buzzing blogger dapat menjadi empat yang tepat untuk mendapatkan perhatian.
So, bagi kita dan teman-teman pecinta blog, harap berhati-hati dalam melakukan Tukar link dan sebelumnya saya anjurkan untuk memahami artikel diatas.

Lalu Bagaimanakah cara AMAN melakukan metode Tukar Link ini ???
  1. Usahakan Melakukan Tukar Link dengan Website yg Domainnya sudah Berumur lebih dari 1 Tahun. Biasanya Website berumur minimal 1 Tahun, Efek Link di mata google lebih di hargai. Meski tidak Signifikan. Namun itu adalah faktor pendukung dalam bertukar link yang baik.
  2. Lakukanlah Metode Tukar link dengan website Terpercaya. Dalam hal ini, Terpercaya artinya : Website tsb tidak dalam status " SAND BOX " / Blokir Black List Oleh Pihak Google. Jika anda melakukan pertukaran link dengan website yg bermasalah di Mata Google, Bukan Keuntungan yang anda dapatkan, website andapun akan terkena Imbas Black List Oleh Google di Kemudian Hari.
  3. Usahakan Lakukan Tukar Link dengan Website Publik / Forum / Iklan Baris Gratis. Klo yang ini, selain membantu Tahap SEO, Juga untuk Branding Website anda. istiralahnya "MENYELAM SAMBIL MINUM AIR " ... Jadi Efek Promosi Gratis juga anda dapatkan tentunya.
  4. Tukar link dengan Website yg sudah mempunyai Page Rank di Google. Namun ini tidak Mutlak. Meski Bertukar Link dengan Website yang blm punya PR, tidak masalah, asalkan Poin No. 2 di atas tetap di Perhatikan.
  5. Gunakan Tukar Link dengan Website lain menggunakan "ANCHOR LINK TEKS". Contoh Anchor Link Teks : <a target="_blank" href="http://djubet.blogspot.com">Djubet Website</a> maka nantinya akan Terlihat seperti ini : Jasa Promosi Online. Tulisan " Jasa Promosi Online " kita contohkan sebagai KEYWORD anda. Saat Di Klik Tulisan Tersebut di Website Partner Tukar Link anda, maka akan mengarah ke website Utama anda. Inilah namanya Link Anchor Teks.
Hal hal di atas adalah Cara cara Paling Sederhana. Sederhana namun FATAL jika kita melakukan kesalahan Prosedur. Fatal ini di khususkan ke GOOGLE. Salah langkah, Blokir dari Google menghantui website kita. Di Blokir oleh GOOGLe = Web Bisnis Anda dengan Domain Tersebut GAGAL TOTAL. Tidak Bisa di Perbaiki.
  • Lalu, Bertukar Link untuk mendapatkan LINK BACK SEO masih di perlukankah di Aturan baru dari GOOGLE ALOGARITME 2011 - 2012 ??
Jawabannya "Masih Diperlukan". Selama tetap Mengikuti Aturan Main di Point No. 2 Diatas. Jadi Meskipun Sarana Bertukar Link / Link Exchange Rata rata Bersifat GRATIS, Berhati hatilan dalam mengambil langkah atau mengajak web orang untuk bertukar link.
Jika salah Langkah, Efek paling Terburuk hanyalah : Website kita di BLOKIR oleh GOOGLE karena di Anggap SPAM LINK MAKER.
Namun anda jangan Risau atau Gundah atau bahkan Ketakutan yang Berlebihan. Perbanyaklah Informasi Ttg Tata Cara Bertukar Link yang Baik dan Bermutu. Di dalam ARTIKEL ini hanyalah sebagian Kecil saja mengenai cara TUKAR LINK. Pengembangannya silahkan Anda Kembangkan lagi.

Sumber: Berbagai sumber

1 komentar: